Info Kampus
Minggu, 24 Okt 2021
  • Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Famika Makassar, Menerima Mahasiswa Baru Tahun Ajaran 2021-2022

Tulis Motivation Letter dengan Teknik 5B Ini!

Diterbitkan : - Kategori : Akademik / Serba-Serbi

Motivation letter atau surat motivasi merupakan salah satu bentuk dokumen admnisitrasi yang sering kali diperlukan dalam proses pendaftaran. Baik magang, kerja, mau pun beasiswa, motivation letter berguna untuk memberimu nilai tambah di mata rekruiter. 

Seperti namanya, motivation letter, surat ini berisi motivasimu ketika ingin melamar posisi tersebut. Namun tak sedikit dari kamu yang masih bingung bagaimana caranya membuat motivation letter yang baik.

Berikut tips membuat motivation letter menggunakan teknik 5B!

Buat Alur

Dalam pembuatan motivation letter, ada baiknya kamu juga memperhatikan struktur dan alur cerita yang akan kamu tulis.

Tujuannya agar surat motivasi yang kamu buat jelas tujuannya akan bagaimana dan berakhir di momen seperti apa. 

Bukan hanya hubungan ya, yang perlu dipertanyakan ingin dibawa kemana! Motivation letter juga!

Kamu bisa membuat outline terlebih dahulu agar mempunyai gambaran ketika menulis. Misal, paragraf pertama kamu akan menulis tentang identitas singkat, paragraf dua kamu akan menulis tentang tujuan mendaftar, di paragraf tiga tentang keinginanmu yang berkaitan dengan posisi yang dilamar, dan terakhir korelasi apa yang kamu suka dengan posisis yang dilamar.

Pastikan setiap paragraf mempunyai temanya masing-masing, ya!

Tulis Motivation Letter dengan Teknik “Batasi Kata”

Meskipun dalam beberapa kasus tidak ditentukan berapa banyak kata yang dibutuhkan dalam menulis surat motivasi, kamu tentunya harus berhati-hati dalam hal ini.

Karena surat motivasi tidak boleh terlalu singkat dan terlalu panjang juga. Jika terlalu singkat, kamu mungkin tidak akan bisa menjelaskan secara tinci dan lengkap tentang apa yang ingin kamu sampaikan.

Di sisi lain, jika terlalu panjang, surat akan memberi kesan bertele-tele dan tidak padat, hanya sekadar panjang dan tidak berisi.

Bawa Nada

Dalam menulis, nada yang kamu tentukan juga bisa menjadi faktor apakah tulisanmu mudah dibaca atau tidak.

Uniknya dalam sebuah tulisan adalah, kamu harus menyesuaikan bagaimana tulisan didistribusi menjadi kata dan bagaimana kata tersebut dibaca, apakah terdengar jelas, apakah bisa dipahami, dan apakah dapat ditangkap kesannya.

Seperti penggunaan tanda seru di akhir kalimat, sebagai contoh, “Terima kasih!”

Kamu akan menemukan kesan antusias di sana. Dan juga akan lebih menarik di baca.

Selipkan “Bukti” dalam Motivation Letter-mu

Memang pada dasarnya surat motivasi hanya sekumpulan deret kata. Namun kamu tentunya tidak bisa berbohong perihal pencapaianmu.

Kamu tidak hanya wajib menunjukkan bahwa kamu mempunyai bakat dan kelebihan, tapi kamu juga harus merincinya dengan bukti yang relevan. Sebagai contoh, kamu tidak bisa menulis dengan, “Saya adalah mahasiswa berprestasi.”

Melainkan akan lebih baik jika didukung dengan bukti seperti, “Saya meraih IPK dengan nilai 4.00 dan lulus dalam 3,5 tahun.”

Melihat perbedaannya, kan, Sobat Minca?

Baca Ulang

Tahap terakhir adalah tahap yang penting namun sering dilupakan.

Dalam proses baca ulang, kamu tidak boleh langsung membacanya ketika selesai menulis. Ada baiknya untuk meninggalkan tulisanmu dalam kurun waktu tertentu dan kembali memeriksanya ulang.

Mengapa demikian? Karena jika kamu langsung membacanya, matamu akan lelah dan melihat sesuatu dengan pola yang sama. Jadi apa bila ada kesalahan, kamu tentunya tidak akan sadar.

Gimana Sobat Minca? Sudah mengerti kan teknis 5B untuk membuat motivation letter? Praktikkan, ya!

The post Tulis Motivation Letter dengan Teknik 5B Ini! appeared first on Campuspedia News.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar