SEKILAS INFO
: - Selasa, 29-09-2020
  • 8 bulan yang lalu / Pelaksanaan Yudisium di laksanakan pada tanggal 4 Februari 2020
Peringati Hakteknas ke-25, Menristek/Kepala BRIN Tekankan Pentingnya Sinergi Triple Helix sebagai Kunci Utama Penguatan Inovasi

SIARAN PERS
Nomor: 111/SP/HM/BKKP/VIII/2020

Jakarta – Peringati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-25, Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) gelar webinar dan pameran teknologi virtual bersama 34 perguruan tinggi se-Indonesia. Kegiatan ini digelar atas kerja sama Kemenristek/BRIN, Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI), dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pameran teknologi virtual ini merupakan kegiatan pertama di Indonesia dan menggunakan aplikasi virtual meeting, mengingat ditengah kondisi pandemi saat ini.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang PS Brodjonegoro mengingatkan, demi mewujudkan Indonesia menjadi 10 besar perekonomian dunia pada tahun 2030 dan negara maju pada 2045, diperlukan perubahan paradigma dalam hal Penguasaan Iptek dan Inovasi oleh SDM Indonesia, sebagai basis pengembangan dan penguatan daya saing bangsa. Menteri Bambang menekankan pentingnya sinergi Triple-Helix sebagai kunci utama penguatan inovasi.

“Pada peringatan Hakterknas ini saya ingatkan kembali, Indonesia harus bertransformasi dari efficiency driven economy menjadi innovation driven economy, dimana menggerakan perekonomian dengan basis pemanfaatan teknologi dan menjadi negara maju melalui pemanfaatan inovasi dan teknologi,” jelas Menteri Bambang pada ‘Webinar & Pameran Virtual Hakteknas ke-25 : Pameran Virtual Inovasi Karya Teknologi dan Manajemen Penanganan COVID-19’, Senin (10/08).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menyebut sebanyak 1.000 karya dan inovasi teknologi di bidang pendidikan lahir di tengah pandemic COVID-19. Nadiem mengaku tidak menyangka 1.000 karya inovasi dan teknologi telah tercipta dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Menteri Nadiem mengapresiasi kemauan dan motivasi untuk berinovasi sangat besar di perguruan tinggi.

“Tidak kurang dari 1.000 karya Inovasi dan teknologi telah dihasilkan dalam satu semester kemarin. Bisa di bayangkan dalam satu semester kemarin saja, 1.000 karya Inovasi dan teknologi telah tercipta di dalam perguruan perguruan tinggi kita. Artinya, meskipun dalam masa krisis, kemauan dan motivasi untuk berkreasi untuk berinovasi di pendidikan tinggi kita begitu besar dan ini harus kita semua bersama menjemput bola, baik dari pemerintah pusat, baik dari para Rektor para dekan dan tentunya mahasiswa-mahasiswanya juga harus menjemput bola, didukung dan di akselerasi,” ujar Menteri Nadiem.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud) sekaligus Ketua Forum Dekan Teknik Indonesia, Nizam yang menginisiasi pameran virtual teknologi mengharapkan event ini menjadi solusi kegiatan di tengah pandemi COVID-19. Dalam pameran ini, tayangan dimodifikasi dengan sejumlah adaptasi digital sehingga lebih menarik dan menjadi model baru pameran virtual.

Turut hadir dalam acara tersebut sebegai moderator Rektor Univesitas Gadjah Mada. Panut Mulyono; Ketua Pelaksana Webinar dan Pameran Virtual, Ari Sandhyavitri; serta Dekan Fakultas Teknik dari 34 perguruan tinggi se-Indonesia.

Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik
Kemenristek/BRIN

TINGGALKAN KOMENTAR