SEKILAS INFO
: - Minggu, 29-03-2020
  • 2 bulan yang lalu / Pelaksanaan Yudisium di laksanakan pada tanggal 4 Februari 2020
Pengambilalihan atau akuisisi di dunia bisnis adalah hal biasa. Namun akuisisi yang satu ini mungkin bisa membuat orang bertanya-tanya kembali tentang perbedaan konsep ekstensifikasi dan bisnis yang bertolak belakang.
Sebagaimana antara lain dilansir Huffington Post, kabar terbaru ini sebenarnya sudah mulai heboh sejak sekitar tiga minggu lalu. Kabar tersebut adalah bahwa perusahaan Inggris, Reckitt Benckiser, yang dikenal sebagai produsen kondom Durex dan beberapa produk lainnya, resmi menyetujui akuisisi Mead Johnson Nutrition.
Apa artinya itu? Untuk diketahui, perusahaan yang diakuisisi dikenal sebagai produsen produk nutrisi bayi dan anak, salah satunya adalah susu formula Enfamil. Maka, ketika bicara produk bayi yang berasal dari produsen yang sama dengan produk kondom sebagai –salah satunya– pencegah kehamilan, banyak orang pun bertanya-tanya.
Sejumlah besar orang di media sosial pun lantas membicarakannya. Namun demikian, pihak perusahaan tampaknya tidak terpengaruh, serta justru menjelaskan bahwa kesepakatan akuisisi senilai 16,6 miliar dolar AS itu hanyalah bagian normal dari pengembangan bisnis Reckitt Benckiser.
“Ini adalah pengembangan normal terhadap portofolio RB (Reckitt Benckiser) di lingkup merek-merek terkenal kesehatan konsumen, yang telah dipercayai oleh jutaan ibu, (demi) menekankan kembali pentingnya kesehatan dan kebersihan bagi keluarga mereka,” ungkap CEO Reckitt Benckiser, Rakesh Kapoor, melalui keterangan persnya.
Jadi artinya, tak peduli apakah Anda berencana untuk punya bayi atau tidak (memilih KB), RB tampaknya punya semua produk yang Anda butuhkan. Atau seperti nada sinis yang dilontarkan sejumlah netizen, RB mungkin berprinsip saat satu produk gagal berfungsi (bocor misalnya), ada produk lain yang bisa ditawarkan

TINGGALKAN KOMENTAR