Info Kampus
Senin, 06 Des 2021
  • Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Famika Makassar, Menerima Mahasiswa Baru Tahun Ajaran 2021-2022

KOL dan Influencer: Pengertian dan Perbedaan

Diterbitkan : - Kategori : Akademik / Serba-Serbi

Sobat Minca, pasti sudah akrab dengan kegiatan endorse di media sosial dan melihat sosok meng-influence produk atau jasa tertentu. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari influencer, namun ada juga profesi yang sama, yaitu KOL. Tapi antara KOL dan influencer memiliki beberapa perbedaan.

Sebelum masuk lebih jauh, yuk pahami dulu definisinya!

Apa itu KOL dan influencer

Key Opinion Leader (KOL) adalah sosok yang memiliki kemampuan untuk didengar oleh masyarakat luas. KOL bisa dibilang menjadi seseorang yang dipercaya dan dihormati karena pengetahuannya yang mendalam sehingga meningkatkan kepercayaan orang pada dirinya.

Sebagai contoh, kamu akan lebih mendengarkan pendapat tentang pendidikan dari seorang guru dibanding dokter gigi. Meskipun dokter gigi juga pernah mengampu bangku pendidikan, namun seorang guru jauh lebih memahami sistem pendidikan karena merupakan bagian dari tenaga didik itu sendiri.

KOL menjadi acuan seseorang untuk memutuskan sesuatu.

Memiliki peran yang sama dengan KOL, influencer juga mengeluarkan opini mereka tentang produk atau jasa dan memberi pendapat tentang barang tersebut.

Influencer adalah sosok yang memiliki kekuatan untuk mempengaruhi orang lain dalam mengambil sebuah keputusan. Hal ini terjadi karena influencer memiliki kekuatan dan otoritas serta hubungan yang kuat dengan pengikutnya.

Mereka biasanya menjadi trend-setter dan mempunyai suara yang bisa mempengaruhi pengikut mereka. Influencer juga memiliki wawasan tentang bidang yang digelutinya.

Sekarang, yuk masuk ke perbedaan KOL dan influencer!

Perbedaan KOL dan influencer

1. Dunia bekerja

Perbedaan KOL dan influencer yang pertama adalah tempat mereka bekerja. KOL adalah sosok yang ahli di bidang atau industru tertentu, pendapat mereka dibutuhkan di dunia nyata dan dihormati karena wawasannya. Namun tidak menutup kemungkinan juga mereka berinteraksi dengan banyak orang melalui akun media sosial.

Sementara influencer lebih banyak bergerak di dunia maya, yaitu media sosial. Waktu yang dihabiskan seorang influencer lebih banyak di dunia online. Mereka menjadikan media sosial sebagai wadah mereka bekerja dan berkomunikasi dengan para pengikutnya. 

Dengan adanya kedekatan dengan pengikut, mereka menciptakan konten yang bisa mempengaruhi keputusan pengikut dalam membeli suatu barang jasa atau produk.

2. Pengaruh

Perbedaan KOL dan influencer yang kedua adalah pengaruh. KOL berpengaruh hanya di beberapa industri yang mereka kuasai saja, seperti digital marketing, atau psikologi. Atau KOL bisa saja hanya tenar di beberapa daerah, seperti negara tertentu atau wilayah tertentu. Namun tidak menutup kemungkinan seorang KOL untuk berkembang di media sosial dan menjadi influencer juga.

Beda halnya dengan influencer, mereka dikenal banyak orang dan memiliki banyak penggemar karena aktifitasnya di media sosial. Mereka jadi lebih sering terekspos dan mudah dikenali karena konten yang mereka buat di dunia online.

3. Kredibilitas

Perbedaan selanjutnya terletak pada kredibilitas.

Seorang KOL yang memiliki keahlian di bisang tertentu sudah dibuktikan dari kegiatannya seacara nyata dan kualifikasi profesional. Biasanya jam terbang KOL di dalam bidang tertentu sudah banyak dan memiliki berbagai pengalaman. 

Jadi kepercayaan masyarakat pada KOL terletak pada bidang kemampuan yang mereka dalami.

Sementara berbeda dengan influencer. Biasanya mereka dipercaya masyarakat karena personanya yang ditampilkan secara online. Melalui konten yang dibuatnya di akun media sosial.

4. Komunikasi dengan audiens

Influencer memang mahir dalam berkomunikasi, sesungguhnya skill inilah yang menjadi tolok ukur dalam kemampuan mereka untuk mempengaruhi pengikutnya. Perbedaaan KOL dan influencer dalam komunikasi adalah bagaimana cara mereka menyampaikan pesan dan membuat seseorang merasa tertarik.

Sementara KOL tidak perlu berkomunikasi banyak dengan pengikut seperti influencer. Karena bagaimana pun KOL sudah memiliki kredibilitas yang lebih mutlak karena pernah mendalami bidang profesi tertentu.

5. Proses monetisasi

Perbedaan yang terakhir adalah proses bagaimana mereka memperoleh pendapatan dari pekerjaannya.

KOL memperoleh pendapatan dari undangan acara, yang mengharusnya seorang KOL berbicara mengupas sesuatu dan mengungkapkan pendapat yang sesuai dengan bidang keahliannya. Namun bisa juga KOL yang aktif bermedia sosial mendapatkan pendapatan dari iklan atau endorsement produk dan jasa melalui media sosial.

Sementara influencer di awali dari iklan dan promosi di media sosial. Mereka akan banyak mendapatkan endorsement sebuah produk atau jasa dan mempengaruhi pengikut mereka untuk membeli produk tersebut.

Gimana Sobat Minca? Sudah paham apa itu kol dan influencer serta perbedaan kol dan influencer, kan? Nah, jadi ketika berselancar di media sosial kamu sudah mahir mengidentifikasi kedua profesi ini.

The post KOL dan Influencer: Pengertian dan Perbedaan appeared first on Campuspedia News.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar