SEKILAS INFO
: - Jumat, 04-12-2020
  • 10 bulan yang lalu / Pelaksanaan Yudisium di laksanakan pada tanggal 4 Februari 2020
Filosofi Kaizen: Teknik Lawan Malas Ala Jepang

Hai Campuspedia-friends!—Pernakah kamu mengalami situasi dimana kamu sudah berniat untuk melakukan suatu hal atau pekerjaam, tiba-tiba saja diserang oleh rasa malas? Padahal nih niat di hati sudah ada, tapi tiba-tiba aja malas. Kira-kira gimana ya cara melawan rasa malas tersebut?

Serangan rasa malas ini bisa jadi akan berdampak buruk bagi kehidupan sehari-harimu loh C-friends! Karena, jika dituruti maka akan membuat kamu menunda-nunda pekerjaan kamu. Dan pekerjaan kamu akan lebih menumpuk, dan tak jarang akan membuatmu semakin malas.

Nah, kalau dari Jepang sendiri ada nih teknik khas untuk mengatasi rasa malas, yaitu Kaizen. Seperti yang sudah diketahui, Jepang memang terkenal dengan budaya pekerja keras dan rasa disiplin yang tinggi.

Mau tahu gimana cara mengatasi malas dengan Kaizen? Yuk kita bahas lebih lanjut!

Apa Itu Kaizen?

Kaizen merupakan istilah yang diperkenalkan melalui buku “Kaizen: The Key to Japan’s Competitive Success” oleh Masaaki Imai. Jadi, istilah Kaizen ini dikenalkan sebagai pendekatan sistematis untuk perbaikan -perbaikan yang dilakukan untuk kemajuan bisnis.

Dari segi bahasa, Kaizen diambil dari dua suku kata nih C-friends. Suku kata pertama, yaitu Kai yang berarti berubah, sedangkan Zen yang artinya kebijaksanaan. Jadi, jika digabungkan, kedua suku kata tersebut punya satu makna yaitu “perubahan dalam hidup dapat dicapai secara perlahan dengan penuh kebijaksanaan”.

Nah, kalau lebih luasnya lagi, kaizen dapat diartikan sebagai teknik perbaikan. Atau, juga bisa diartikan sebagai melakukan perbaikan secara terus-menerus demi kemajuan dalam kehidupan pribadi, keluarga, pekerjaa, dan kehidupan sosial.

Baca juga: 7 Tips Ampuh Atasi Kebiasaan Menunda Pekerjaan

Inti dari Kaizen

Intinya, Kaizen yang dimaksud oleh Masaaki Imai adalah tidak perlu melakukan hal besar untuk membuat perubahan. Melakukan hal kecil yang dilakukan secara terus-menerus pun juga akan membuahkan hasil yang memuaskan. Yang penting, kamu sudah memulai dan berhasil melawan rasa malas yang menghantuimu.

Masaaki juga percaya kalau filosofi Kaizen ini dapat diterapkan dan dilakukan oleh siapapun tak terkecuali bagi orang-orang yang merasa dirinya adalah orang yang malas. Orang-orang hanya perlu untuk memahami tujuan apa yang ingin dicapai.

Bagaimana Penerapan Kaizen?

Prinsip Kaizen dikenal sebagai prinsip 1 menit. Jadi, Kaizen adalah teknik yang melatih seseorang dalam melakukan sesuatu dalam waktu 1 menit di setiap harinya. Tapi, C-friends harus melakukan latihan 1 menit tersebut tanpa distraksi apapun dan benar-benar fokus serta bersungguh-sungguh.

Contohnya, C-friends dapat melakukan Kaizen tersebut dengan membaca buku di pagi hari selama satu menit di setiap harinya. Dengan kebiasaan itu, rasa disiplin lama-lama akan terbentuk. Bahkan juga bisa menjadi habit yang baik yang pastinya bermanfaat bagi kamu.

Kamu juga akan merasakan sense of progress dan kemajuan-kemajuan lainnya. Dan yang penting juga adalah kamu akan dapat mengatasi rasa malas yang kerap menghantui sekaligus mengatasi kebiasaan buruk menunda pekerjaan.

Tahapan Kaizen Seperti Apa?

Selain untuk diri sendiri, Kaizen ini juga dapat diterapkan dalam suatu tim, organisasi, atau perusahaan loh C-friends!

Dilansir dari PQM (Productivity & Quality Management Consultant), tahapan dalam melakukan Kaizen adalah ECRS (Eliminate, Combine, Atur Ulang, dan Sederhanakan). Lebih jelasnya, seperti berikut ini:

Eliminasi Tugas yang Tidak Perlu

Perbaikan dan perubahan disini juga berarti menghapuskan tugas-tugas yang tidak perlu dan sudah tak dapat dikendalikan. Pertanyaan tentang “apa” dan “mengapa” akan membantu kamu dalam melakukan ini C-friends!

Gabungkan Langkah

Ketika kita sudah tahu mana tugas yang harus dilakukan, pastinya kita juga tahu mana langkah yang dibutuhkan. Dan dari langkah-langkah tersebut, adakah yang dapat digabungkan secara paralel?

Nah, kalau kamu masih bingung nih C-friends, kamu bisa menggunakan pertanyaan seperti  Where, Who dan When akan membantu kamu untuk menggabungkan langkah-langkah guna menghilangkan pekerjaan yang tidak perlu tadi.

Susun Ulang Langkah

Nah, ketika kita mencari tahu tugas mana yang tidak perlu, kadang kita juga akan mengubah urutan langkah yang harus dilakukan nih C-friends. Dari sini, kamu bisa menggunakan pertanyaan where, who dan when.

Seperti misalkan, bisa tidak ya kamu melakukan langkah ke-4 dulu baru melakukan langkah 1? Urutan langkah mana yang lebih baik?

Sederhanakan

Cari tahu mana tugas atau langkah-langkah yang dapat disederhanakan. Misalkan ada salah satu proses yang alur kerjanya masih tidak efisien dan memakan waktu yang terlalu lama, nah kamu bisa mulai memikirkan nih bagaimana menyederhanakan alur kerja tersebut.

Baca juga: Ikigai: Konsep Kebahagiaan Ala Jepang, Solusi Untuk Kegelisahanmu

Nah, itu dia C-friends pembahasan mengenai Kaizen: Teknik Lawan Malas Ala Jepang. Terdengar simpel untuk dikerjakan ya C-friends? Pastinya kamu bisa banget nih mulai menerapkan Kaizen mulai dari sekarang.

Semoga bermanfaat!

Yuk, biar gak ketinggalan informasi menarik lainnya, jangan lupa kepoin sosial media Campuspedia ya!

Instagram: @campuspedia

Youtube: Campuspedia

Twitter: @campuspedia_id

OA Line: @dbh9820y

Facebook: Campuspedia

LinkedIn: Campuspedia

The post Filosofi Kaizen: Teknik Lawan Malas Ala Jepang appeared first on Campuspedia Kabar.

TINGGALKAN KOMENTAR