Info Kampus
Minggu, 23 Jan 2022
  • Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Famika Makassar, Menerima Mahasiswa Baru Tahun Ajaran 2021-2022

Bikin Motivation Letter ala Ditjen Dikti

Diterbitkan : - Kategori : Akademik / Serba-Serbi

Bagi kamu yang selalu memperjuangkan beasiswa, pastinya nggak lagi asing dengan istilah motivation letter. Surat satu halaman yang terdiri dari 500 kata ini menjadi salah satu dokumen vital dibanyak kategori beasiswa untuk pendaftarannya. Isi dari motivation letter biasanya adalah promosi dirimu sendiri; mengapa kamu menjadi kandidat yang paling cocok dipilih untuk sebuah posisi dalam pekerjaan. 

Selain itu, motivation letter juga digunakan dalam beasiswa. Biasanya menjelaskan mengapa kamu menjadi kandidat paling baik untuk mendapatkan beasiswa. 

Motivation letter terbukti menjadi salah satu dokumen yang digunakan untuk menjadi penilaian bagi pemberi beasiswa. Usahakan supaya dokumen satu ini solid dan bagus, jelas dan menarik. 

Motivation Letter

Surat ini memiliki sebutan lain seperti Motivation Statement, Statement of Purpose. Ada juga yang menyebutnya Letter of Intent maupun Personal Statement. 

Apapun namanya, isinya sebenarnya tidak jauh berbeda; terdiri dari 500 kata dan berisikan motivasi kamu serta promosi diri kamu. 

Para penyeleksi beasiswa mengharapkan kamu serius dalam menuliskan surat motivasi ini. Ini untuk menunjukkan bahwa kamu memang antusias dan serius dalam mengikuti seleksi beasiswa. Kalau dari surat motivasi saja kamu sudah terlihat tidak serius, mereka bisa-bisa ragu untuk bahkan mempertimbangkan kamu sebagai kandidat beasiswa. 

Tips dari Ditjen Dikti

Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan Kebudayaan, Riset serta Teknologi atau yang sering disebut Ditjen Dikti, membagikan beberapa tips yang bisa kamu pakai untuk menulis surat motivasi. 

Tips-tips ini dibagikan lewat akun instagram resmi Ditjen Dikti pada Selasa (19/10/2021) lalu. 

Beberapa tipsnya seperti

  1. Menyiapkan kerangka tulisan

Kerangka tulisan ini dapat membantu kamu nantinya dalam menulis ke depannya. Umumnya, batas penulisan surat motivasi sekitar 500 kata. Sehingga, kamu harus dengan teliti merencanakan apa saja yang akan kamu tulis di dalamnya. Dengan menggunakan kerangka, kamu bisa dengan baik merencanakan ke depannya. 

  1. Kenali diri sendiri

Kalau kamu mau promosi diri, kamu sebelumnya harus mengenal diri sendiri terlebih dahulu. Kenali keunggulan dan kekurangan kamu, pengalaman diri kamu, sampai tujuan hidup, cita-cita, dan paling penting, kamu harus tahu alasan mengapa ingin melanjutkan pendidikan. Poin terakhir paling penting untuk kamu ingat karena merupakan pertimbangan paling besar untuk penyeleksi beasiswa. 

  1. Perbanyak Riset

Kamu harus memperbanyak riset tentang kampus dan jurusan yang dituju. Ini disarankan karena penyeleksi beasiswa ingin tahu seberapa serius kamu dari surat motivasi kamu. Dengan riset, kamu tahu apa yang dibutuhkan kampus dan jurusan yang dituju. Setelahnya, kamu bisa mencocoki banyak kelebihan dan kekurangan kamu sesuai dengan kampus dan jurusan yang dituju. Di sini, kamu bisa diberikan nilai plus oleh penyeleksi beasiswa. 

  1. Tunjukkan Adanya Bukti Konkret dalam Pencapaian yang Kamu Raih

Prestasi dan pencapaian bisa jadi nilai plus untuk menulis motivation letter. Jadi jangan lupa untuk selalu berprestasi dan tunjukkan bukti konkret kamu dalam pencapaian yang kamu cantumkan dalam surat motivasimu. 

  1. Pastikan Informasi dalam Surat Motivasimu Komprehensif 

Maksudnya, jangan sampai kamu menuliskan hal-hal yang wah dan keren tapi nggak ada korelasi maupun hubungannya sama sekali satu sama lain. Ini bisa menjadi surat yang tidak baik serta sulit dimengerti. Jadi, pastikan tulisanmu di dalam surat motivasi nantinya komprehensif dan dapat dimengerti, ya!

Nah, berikut beberapa tips menulis surat motivasi alias motivation letter buat Campuspedia Friends! Semoga tips ini bisa memberikan insight untuk kamu memperbesar peluang mendapat beasiswa yang kamu incar! 

Goodluck, Campuspedia Friends!

 

 

Baca juga: 

The post Bikin Motivation Letter ala Ditjen Dikti appeared first on Campuspedia News.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar